ABSTRACT Language is a developmental aspect that plays an important role in the lives of early childhood so that they are able to use language to be understood both passively and actively to communicate effectively. The results of a preliminary study in Kalangsurya Village, Rengasdengklok District, Karawang Regency in February 2023 in 10 children aged 4 and 5 years found that 6 of them did not develop according to their proper age. Knowing the analysis of language development in early childhood in Kalangsurya Village, Rengasdengklok District, Karawang Regency. This research is a quantitative analytic study with a cross sectional design. The sample in this study were mothers who had early childhood aged 3-6 years as many as 75 people using the accidental sampling technique. Data were analyzed using the Chi Square test. The results of the univariate study were mostly early childhood children with normal language development 81.3% and 66.7% high stimulation. The results of the bivariate study showed that there was a relationship between stimulation and language development in early childhood with a p value = 0.000. There is a relationship between stimulation and language development in early childhood. It is hoped that mothers can increase their knowledge by seeking information about how to provide good stimulation to their children under five, besides that mothers actively ask health workers about their child's development so that mothers know and correct deficiencies that mothers have in educating children so that their development can develop optimally. Keywords: Stimulation, Language Development, Early Childhood ABSTRAK Bahasa adalah aspek perkembangan yang berperan penting dalam kehidupan anak usia dini agar mampu menggunakan bahasa untuk dipahami baik secara pasif maupun digunakan secara aktif untuk berkomunikasi secara efektif. Hasil studi pendahuluan di Desa Kalangsurya Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang pada bulan Februari 2023 pada 10 anak berusia 4 dan 5 tahun ditemukan 6 diantaranya perkembangannya tidak sesuai dengan umur yang seharusnya. Mengetahui analisis perkembangan bahasa pada anak usia dini di Desa Kalangsurya Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia dini usia 3-6 tahun sebanyak 75 orang dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian univariat sebagian besar anak usia dini dengan perkembangan bahasa normal 81,3% dan pemberian stimulasi tinggi 66,7%. Hasil penelitian bivariat ada hubungan antara pemberian stimulasi dengan perkembangan bahasa pada anak usia dini dengan nilai p value = 0,000. Ada hubungan antara pemberian stimulasi dengan perkembangan bahasa pada anak usia dini. Diharapkan ibu dapat meningkatkan pengetahuannya dengan cara mencari informasi tentang cara memberikan stimulasi yang baik pada anak balitanya, disamping itu ibu aktif menanyakan kepada petugas kesehatan tentang perkembangan anaknya agar ibu mengetahui dan memperbaikin kekurangan yang dimiliki ibu dalam mendidik anak agar perkembangannya dapat berkembang secara optimal. Kata Kunci: Stimulasi, Perkembangan Bahasa, Anak Usia Dini
Copyrights © 2024