Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024

Perbandingan Efektivitas Virgin Coconut Oil dan Minyak Zaitun Dalam Mengurangi Striae Gravidarum di Puskesmas Pondok Gede Jaticempaka Kota Bekasi

Nastiti, Sofia (Unknown)
Umairo, Gusrida (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2024

Abstract

ABSTRAK Di dunia, sekitar 66% ibu hamil mengalami stretch mark atau Striae gravidarum. Di Indonesia, angka kejadian Striae gravidarum mencapai 95% dari total ibu hamil. Kondisi kejadian Striae gravidarum ini menyebabkan ketidaknyamanan dan menurunkan rasa percaya diri, yang bila tidak ditangani dengan baik dapat berujung pada kecemasan kehamilan. Penggunaan virgin coconut oil dan minyak zaitun dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang alami mengatasi Striae gravidarum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas virgin coconut oil (VCO) dengan minyak zaitun dalam mengurangi kejadian stretch mark pada ibu hamil trimester II. Riset ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan control group design with pretest and posttest design. Responden terdiri dari 32 orang ibu hamil trimester II dengan kejadian striae gravidarum yang dibagi menjadi dua kelompok sama besar sesuai intervensi. Skor observasi striae gravidarum dilakukan sebelum dan setelah intervensi dan dibandingkan. Hasil uji independent T-Test untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara intervensi virgin cocnut oil (VCO) dengan minyak zaitun didapat nilai p-value .205 > (α 0.05) sehingga Ho diterima, Ha ditolak. Tidak ada perbedaan efektivitas minyak zaitun dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap kejadian Striae gravidarum pada ibu hamil trimester II di wilayah kerja Puskesmas Pondok Gede kota Bekasi tahun 2023. Diharapkan peneliti lain dapat mencari bahan-bahan alternatif nonfarmakologis lain yang mudah dan murah dalam mengurangi kejadian striae gravidarum pada ibu hamil. Kata Kunci: Striae Gravidarum, Virgin Coconut Oil (VCO) dan Minyak Zaitun  ABSTRACT Around 66% of pregnant women worldwide experience stretch marks, also known as Striae gravidarum. In Indonesia, the incidence of Striae Gravidarum reaches 95% of the total pregnant women. This condition of Striae gravidarum occurrence causes discomfort and lowers self-confidence, which if not handled properly can lead to pregnancy-related anxiety. The use of virgin coconut oil and olive oil can serve as natural non-pharmacological interventions to address Striae gravidarum. This Purpose of Writing is to determine the comparison of the effectiveness between virgin coconut oil (VCO) and olive oil in reducing the incidence of stretch marks in pregnant women in the second trimester. This study is a quasi-experimental research with a control group design using a pretest and posttest design. The respondents consisted of 32 pregnant women in the second trimester with the occurrence of Striae gravidarum, divided into two equally sized groups according to the intervention. The observation scores of Striae gravidarum were conducted before and after the intervention and compared. The results of the independent T-Test to determine the effectiveness comparison between virgin coconut oil (VCO) and olive oil obtained a p-value of .205 > (α 0.05), thus Ho is accepted, and Ha is rejected. There is no difference in the effectiveness of olive oil and Virgin Coconut Oil (VCO) on the occurrence of Striae gravidarum in pregnant women in the second trimester in the working area of Puskesmas Pondok Gede, Bekasi City, in 2023. It is hoped that other researchers can explore other easily accessible and affordable non-pharmacological alternative materials to reduce the incidence of Striae gravidarum in pregnant women.. Keywords: Striae Gravidarum, Virgin Coconut Oil (VCO), and Olive Oil

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...