Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran dewan komisaris, independensi dewan komisaris, dan ukuran perusahaan terhadap prudence pada sektor perbankan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sampel yang terdiri dari 129 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017-2020 yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap prudence sedangkan independensi dewan komisaris dan ukuran perusahaan memberikan pengaruh positif secara signifikan terhadap prudence.
Copyrights © 2022