Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh fraud hexagon yang meliputi Financial Stability, External Pressure, Ineffective Monitoring, Change in Auditor, Change in Director, Arrogance, dan State-Owned Enterprises dalam mendeteksi Financial Statement Fraud. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa data dari laporan keuangan tahunan perusahaan sector makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Penelitian menggunakan metode Purposive Sampling dengan hasil 29 perusahaan serta total pengamatan 87 sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukan Financial Stability, External Pressure, Change in Auditor, Change in Director dan State-Owned Enterprises berpengaruh signifikan terhadap Financail Statement Fraud sedangkan Ineffective Monitoring dan Arrogance tidak berpengaruh terhadap Financial Statement Fraud.
Copyrights © 2023