Riset ini bertujuan untuk mengetes efek board of director, audit committee size, arus kas operasi, serta inventory turnover kepada financial distress. Populasi dalam riset ini merupakan korporasi sektor energi yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019 – 2022. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling diperoleh 212 sampel korporasi. Riset ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari annual report, audited financial statement, serta website korporasi. Data diolah dengan menggunakan program SPSS (Software Product and Service Solution) versi 25.0. Hasil dari riset ini menampilkan jika board of director berpengaruh negatif kepada financial distress, audit committee size berpengaruh negatif kepada financial distress, arus kas operasi berpengaruh negatif kepada financial distress, serta inventory turnover berpengaruh negatif kepada financial distress.
Copyrights © 2023