Riset ini bermaksud untuk meneliti pengaruh self assessment system, inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap penerimaan PPN & PPnBM. Penelitian ini dilakukan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah data self assessment system, inflasi, nilai tukar Rupiah dan jumlah penerimaan PPN & PPnBM. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Sedangkan alat analisis yang digunakan adalah menggunakan Eviews 9. Hasil riset menyatakan bahwa nilai tukar rupiah secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan PPN & PPnBM. Pengujian secara simultan inflasi, nilai tukar rupiah dan jumlah PKP berpengaruh signifikan terhadap penerimaan PPN & PPnBM. Manfaat dari penelitian ini untuk memberikan informasi kepada pemerintah dan masukan bagi Direktorat Jendral Pajak terkait penerimaan PPN & PPnBM.
Copyrights © 2024