Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak opasitas laba, asimetri informasi, transparansi laba, dan prudence terhadap biaya modal. Sampel dalam penelitian ini berasal dari perusahaan di bidang barang konsumen non-primer (consumer non-cyclycal) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021 dan 2022, sampel yang didapat sebanyak 158 data. Purposive sampling digunakan dalam sampel penelitian, dan Eviews versi 12 software yang digunakan untuk penelitian ini, analisis yang digunakan meliputi regresi data panel, uji statistik deskriptif, uji model data panel, dan uji hipotesis. Hasil penelitian membuktikan bahwa opasitas laba dan asimetri informasi berdampak positif terhadap biaya modal, transparansi laba berpengaruh negatif terhadap biaya modal dan prudence tidak berpengaruh terhadap biaya modal.
Copyrights © 2024