Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya dampak dari ukuran perusahaan, ukuran dewan komisaris, dan kepemilikan institutional terhadap pengungkapan corporate social responsibility. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan sektor keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama 4 tahun (2020 s.d. 2023). Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penlitian ini adalah puposive sampling dan metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa variabel ukuran perusahaan dan ukuran dewan komisaris memiliki dampak positif pada pengungkapan CSR, sebaliknya kepemilikan institusional tidak memiliki dampak pada pengungkapan CSR.
Copyrights © 2024