Studi ini menggunakan kepemilikan keluarga sebagai variabel moderasi untuk menyelidiki pengaruh manajemen laba, board gender diversity, dan CEO narcissism terhadap penghindaran pajak. Secara keseluruhan, 321 sampel dari 107 perusahaan dipilih secara purposive sampling untuk studi iniData sekunder penelitian ini berasal dari laporan tahunan dan keuangan perusahaan bahan dasar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020–2022. Regresi linier berganda adalah alat kuantitatif yang digunakan dalam studi ini. Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa meskipun manajemen laba memiliki akibat yang menguntungkan pada penghindaran pajak, board gender diversity, dan CEO narcissism tidak memiliki pengaruh pada penghindaran pajak. Lebih lanjut, dampak manajemen laba, keberagaman gender dewan, dan narsisme CEO pada penghindaran pajak tidak dapat dikurangi dengan kepemilikan keluarga.
Copyrights © 2024