Hutan mangrove berperan penting di wilayah pesisir sebagai ekosistem vegetasi berkayu penyimpan karbon tinggi yang tumbuh pada tanah berlumpur dan anaerobik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 sampai dengan Januari 2022 bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan menduga biomassa dan simpanan karbon hutan mangrove di Teluk Ambon, untuk dijadikan acuan dalam pengelolaan hutan mangrove. Survei vegetasi dilakukan dengan teknik petak persegi dengan membuat petak pengamatan standar untuk analisis data kerapatan, frekuensi, dominansi, dan indeks nilai penting. Persamaan alometrik digunakan untuk pendugaan biomassa pohon. Metode loss-on-ignition digunakan untuk memperkirakan karbon tanah. Hasil penelitian menemukan 8 spesies mangrove dengan habitus pohon. Sonneratia alba ditemukan sebagai spesies monodominan dengan indeks nilai penting lebih dari 100%. Penelitian menemukan rata-rata potensi biomassa dan karbon tertinggi di Desa Passo dengan AGB 280,47±168,94 Mg ha-1, BGB 83,06±55,1 Mg ha-1, dan karbon sedimen 320,03±106,97 Mg C ha-1. Stok karbon hutan mangrove di Teluk Ambon diperkirakan sebesar 400,67±166,25 Mg C ha-1. Kami menyimpulkan simpanan karbon hutan mangrove di Teluk Ambon cukup tinggi, terutama di Desa Passo yang merupakan lahan simpanan karbon terbesar.
Copyrights © 2023