Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa modal sosial masyarakat mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Penelitian ini akan menjelaskan bagaimana hubungan modal sosial dengan pengelolaan sumberdaya alam secara kolektif. Penelitian dilakukan di Kabupaten Buleleng, Bali dengan menggunakan metode survai. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat di 8 (delapan) desa berada pada satu kawasan “Den Bukit” dan melakukan aksi kolektif “Atas Nama Air”. Aksi kolektif tersebut terjadi satu tahun terakhir setelah dilakukan penguatan modal sosial. Penguatan modal sosial dilakukan oleh tokoh-tokoh masyarakat dan didukung oleh intervensi pemerintah melalui program Perhutanan Sosial. Berdasarkan temuan dari penelitian ini, direkomendasikan penguatan modal sosial masyarakat dan kapasitas tokoh-tokoh masyarakat, serta dukungan pemerintah untuk mendorong terus menerus pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024