JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022

IDENTIFIKASI KONDISI TERKINI PLBN ARUK KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS

Deri, Pian (Unknown)
Rekayasa, Firsta (Unknown)
Chairunnissa, Chairunnissa (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2022

Abstract

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) adalah tempat pengawasan dan pelayanan lintas batas negara di kawasan perbatasan. Sebelum pembangunan PLBN, wilayah perbatasan Aruk relatif sulit dijangkau, kondisi sarana dan prasarananya masih terbatas sehingga menyebabkan tingginya kesenjangan sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi PLBN Aruk Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas dengan melihat potensi dan permasalahan pasca pandemi Covid 19. Hal ini berguna sebagai masukan untuk penyusunan kebijakan pembangunan PLBN Aruk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif untuk melihat kondisi potensi dan permasalahan di PLBN Aruk. Hasil analisis memperlihatkan kondisi PLBN Aruk memiliki dua zona, yaitu zona inti dan zona penunjang.  Kondisi potensi PLBN Aruk seperti jarak tempuh relatif lebih dekat dengan ibu kota Sarawak Kuching, terdapat lokasi pariwisata yang mudah dikunjungi melalui PLBN Aruk seperti di Kecamatan Sajingan Besar, terdapat sektor pertanian yang menjadi unggulan yaitu komoditas buah jeruk siam, dan terdapat kerajinan tangan di Kecamatan Sajingan Besar yang bisa dijadikan buah tangan untuk para pengunjung di PLBN Aruk. Permasalahan di PLBN Aruk pada zona inti yaitu belum menerapkan perlintasan kendaraan, prasarana tidak berfungsi dan gedung sita yang didalamnya tidak tertata. Pada zona penunjang permasalahannya para pedagang cenderung memilih berjualan di trotoar, tidak pada tempat yang telah disediakan.Kata kunci: identifikasi, kondisi, PLBN Aruk

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...