Teknologi Terrestrial Laser Scanning (TLS) dapat menghasilkan pemodelan 3-Dimensi dengan geometri yang baik. Namun, untuk dapat menghasilkan ketelitian geometri yang baik diperlukan teknik registrasi dan proses georeferensi yang tepat. Teknik registrasi yang banyak digunakan adalah menggunakan algoritma Iterative Closest Point (ICP). Keberhasilan teknik registrasi ini dipengaruhi oleh presentase overlap, besarnya sudut dan jarak antar dua data point clouds. Pada teknik georeferensi tidak langsung, data point clouds yang dihasilkan belum semuanya memiliki koordinat global sehingga untuk menyatukan semua hasil pemindaian, maka metode registrasi dilakukan dengan menggunakan registrasi target-to-target atau registrasi cloud-to-cloud perlu dilakukan sebelum menggunakan algoritma ICP. Pada teknik georeferensi langsung, data point clouds untuk seluruh hasil pemindaian sudah memiliki hasil koordinat global sehingga teknik registrasi yang digunakan bisa langsung menggunakan algoritma ICP. Hasil yang diperoleh adalah nilai Root Mean Square Error (RMS) adalah sama untuk kedua metode georeferensi langsung maupun georeferensi tidak langsung. Kata kunci: target-to-target, cloud-to-cloud, Iterative Closest Point (ICP)
Copyrights © 2023