Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains
Vol. 1 No. 2 (2022): Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains

REPRESENTASI IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT BALI PADA GENDING RARE

Wasudewa Bhattacarya (Universitas Airlangga)
Ni Wayan Eka Damayanti (Sekolah Tinggi Agama Hindu Shantika Dharma Malang)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Penelitian ini membahas tentang representasi identitas kultural masyarakat Bali yang terdapat pada Gending Rare. Identitas tidak hanya memberikan makna tentang pribadi individu, lebih dari itu identitas menjadi ciri khas sebuah kebudayaan yang melatarbelakanginya. Gending Rare sebagai salah satu produk kebudayaan Bali memiliki peran yang penting dalam membentuk identitas kultural masyarakat Bali. Dewasa ini Gending Rare mulai pudar di tengah masyarakat Bali. Apabila Gending Rare ini hilang, maka identitas kultural masyarakat Bali juga ikut hilang. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran identitas budaya masyarakat Bali pada berbagai macam Gending Rare. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data yang bersifat deskriptif dengan teknik observasi dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Gending Rare menggunakan bahasa Bali sebagai unsur pokok, namun terdapat pula unsur lain yang mencerminkan identitas kultural masyarakat Bali yakni lirik atau syair yang mencerminkan sistem budaya masyarakat Bali seperti sistem religi, sistem mata pencaharian, dan sistem organisasi sosial. Selain itu, Gending Rare juga menggunakan sistem nada sesuai dengan tangga nada khas Bali yaitu nada pentatonis dengan lima nada dasar dengan menggunkan titi laras pelog dan slendro.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

vedajyotih

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences Other

Description

VEDAJYOTIḤ adalah jurnal yang menampung karya-karya ilmiah hasil pemikiran kritis atau hasil penelitian pada dua skup wilayah pengetahuan, yaitu, wilayah Agama dan Sains. Skup kajian Agama antara lain meliputi: Sejarah Agama, Teologi Agama, Filsafat Agama, Pendidikan Agama, Sosiologi Agama, ...