Proses pengelolaan checklist prosedur operasional di outlet dan bengkel umumnya masih dilakukan secara manual menggunakan dokumen hard copy. Pendekatan manual ini menghadapi berbagai masalah, seperti risiko kehilangan dokumen, kesulitan dalam pencarian data historis, serta ketidakefisienan dalam pelaksanaannya. Selain itu, inspeksi manajemen dan evaluasi karyawan yang dilakukan secara manual cenderung lambat dan kurang terstruktur, yang mengakibatkan keterlambatan dalam pengambilan keputusan dan potensi ketidaksesuaian dengan standar operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi inspeksi dan checklist terintegrasi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena kemampuannya dalam mendukung pengembangan aplikasi secara cepat dan fleksibel, dengan keterlibatan pengguna yang aktif dalam setiap tahap pengembangan. Aplikasi yang dihasilkan diharapkan dapat menggantikan proses manual dengan sistem digital yang lebih aman dan efisien, memungkinkan manajemen untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara real-time, serta meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur operasional yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode RAD dalam pengembangan aplikasi ini memberikan keunggulan dalam hal kecepatan pengembangan, fleksibilitas dalam menyesuaikan kebutuhan pengguna, serta peningkatan kepuasan pengguna. Implementasi aplikasi ini terbukti mampu menyederhanakan proses bisnis, mempercepat pengambilan keputusan, dan memastikan kepatuhan yang lebih baik terhadap standar operasional di outlet dan bengkel. Dengan demikian, aplikasi ini berpotensi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional secara keseluruhan.
Copyrights © 2024