PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik
Vol 11, No 2 (2023): Oktober 2023

Representasi Feminitas dan Maskulinitas dalam Diskografi 88rising




Article Info

Publish Date
26 Oct 2023

Abstract

Gender seringkali dianggap mencerminkan ide atau sikap yang disetujui secara sosial dan budaya, serta memandu interaksi interpersonal manusia. Media diyakini memiliki efek yang kuat dalam kepercayaan gender. Namun, belum banyak didapatkan kajian tentang musik, sebagai salah satu media yang paling populer, mengenai hal ini. Hal ini berkaitan dengan teori kultivasi yang memberikan strategi analitik yang berguna untuk menguji dampak penggunaan media terhadap kepercayaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis isi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh diskografi 88rising dengan jumlah sampel 53 lagu. Analisis data dilakukan dengan uji t sampel independen dan menggunakan perangkat lunak SPSS. Penelitian ini menemukan bahwa atribut hegemoni feminitas cenderung lebih merujuk kepada perempuan dan atribut hegemoni maskulinitas merujuk kepada laki-laki. Selain itu, atribut yang paling menunjukkan hiperfeminitas adalah mengurus/suportif, butuh pasangan/cinta, dan emosional, serta atribut yang paling menunjukkan hipermaskulintas adalah dominan, agresif/menantang, dan berorientasi pada materi.AbstractRepresentation of Femininity and Masculinity in 88rising's Discography. Gender is often considered to reflect agreed ideas or attitudes socially and culturally and to guide interpersonal interactions. The media is believed to have a substantial effect on gender beliefs. However, there have not been many studies on music, as one of the most popular forms of media, regarding this. This is related to cultivation theory, which provides a proper analytical strategy to examine the impact of media use on trust. This study uses quantitative methods with a content analysis approach. The population in this study is 88rising Discography with a total sample of 53 songs. Data analysis was performed using an independent sample t-test and SPSS software. It was found that the hegemonic attribute of femininity tends to refer more to women, and the hegemonic fact of masculinity relates to men. In addition, the details that most show hyper-femininity is nurturant/supportive, need a partner/love, and emotional, and the details that most show hypermasculine are dominant, aggressive/challenging, and material goods oriented.Keywords: femininity; masculinity; 88rising; music; cultivation theory; content analysis

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

promusika

Publisher

Subject

Arts

Description

PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik, focuses on the results of studies in the field of music, that its topics scope encompasses: Western Music Studies; History of music; Music theory/ analysis; Choir; Orchestra/ Ensemble/ Chamber Music; Composition/ Arrangement; Music ...