Portofolio at Risk (PAR) adalah indikator kesehatan kegitan perguliran dana dari aspek kelancaran angsuran pinjaman, sedangkan Return on Investmant (ROI) melihat dari aspek kemampuan mendapatkan laba. Kedua intikator tersebut diukur untuk mengetahui hubungan atau pengaruh pinjaman bermasalah (PAR) terhadap Return on Investment (ROI) UPK Sejahtera Mandiri pada Pinjaman Bergulir Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Desa Jerukseger Kecamatan Gedeg. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Metode ini dilakukan dengan melakukan analisa seluruh data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah Portofolio at Risk (PAR) UPK LKM Desa Jerukseger cenderung meningkat dengan rata-rata rasio sebesar 12% dan Return On Investment (ROI) cenderung menurun dengan rata-rata rasio sebesar 9%. Terdapat relasi yang kuat antara rasio PAR dan ROI pada UPK LKM Desa jerukseger, dimana Portofolio at Risk (PAR) yang kecil akan lebih menguntungkan bagi UPK dan sebaliknya jika Portofolio at Risk (PAR) yang tinggi akan membuat keuntungan UPK LKM akan semakin menurun.
Copyrights © 2024