Penelitian mengenai remanufaktur telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan dan ekonomi sirkular. Remanufaktur adalah proses perbaikan dan peremajaan produk bekas sehingga produk tersebut dapat digunakan kembali dengan kualitas yang setara dengan produk baru. Proses ini membantu mengurangi limbah, penggunaan sumber daya alam, serta menawarkan solusi ekonomis bagi konsumen dan produsen. Namun, adopsi praktik remanufaktur menghadapi berbagai tantangan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, di mana pemahaman konsumen mengenai produk remanufaktur masih rendah dan persepsi terhadap produk murah sebagai produk berkualitas rendah masih dominan. Ketidakjelasan dalam definisi remanufaktur juga menjadi hambatan besar bagi peneliti dan praktisi, menyebabkan kesulitan dalam melakukan penelitian yang efektif dan menyebarkan pengetahuan tentang proses tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai lanskap penelitian remanufaktur yang terkadang masih ambigu dan membutuhkan eksplorasi lebih lanjut. Dengan menggunakan metode eksploratif dan systematic literature review, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren terkini dan isu-isu penting yang mempengaruhi adopsi praktik remanufaktur, serta memberikan wawasan mengenai perbedaan perilaku konsumen di negara maju dan berkembang terhadap produk remanufaktur.
Copyrights © 2024