Di era digital, pola komunikasi kita telah berubah drastis. Interaksi tatap muka berkurang, digantikan komunikasi digital melalui media sosial, pesan instan, dan platform online lainnya. Kemudahan akses informasi dan kecepatan komunikasi memang membawa banyak manfaat, namun di sisi lain, pola komunikasi ini juga membawa dampak negatif terhadap attention span atau rentang fokus kita. Pada artikel ini akan dijelaskan dampak dari Attention span terhadap pola komunikasi melalu beberapa gejalanya. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ini ialah metode literature review atau tinjauan pustaka, yang mana peneliti akan mengumpulkan sumber bacaan yang telah ada dan sesuai dengan topik yang diteliti, kemudian dilakukan analisis dari sumber yang telah dikumpulkannya. Hasil penelitian menunjukkan jika attention span yang berada dalam anak yang hiperaktif memunculkan banyak tantangan dalam berkomunikasi dengan mereka. Untuk menghadapinya, diperlukan tingkat kesabaran dan menumbuhkan komunikasi secara baik dan jelas. Akibat dari ketergantungan dalam pemakaian smartphone secara berlebihan, kegiatan multitasking sosial media, dan juga adanya gangguan hiperaktif membuat seseorang kehilangan fokusnya, sehingga dapat mengganggu komunikasi hingga kesehatan fisik dan mental.
Copyrights © 2024