Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan ekosistem perairan laut dangkal yang terdiri dari pulau-pulau sangat kecil yang rentan terhadap perubahan yang disebabkan oleh beberapa faktor, sehingga mengancam ketidakberlanjutan pemanfaatan sumber daya alam di dalam kawasan. Penelitian ini mengkaji perancangan Marine Education Center and Research Laboratory di Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu dengan Pendekatan Sustainable and Resilient Building Design”, sebagai sebuah strategi yang tepat terkait isu yang ada dan langkah awal untuk melindungi, mengamankan, dan memulihkan ekosistem perairan laut dangkal di Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu serta meningkatkan edukasi masyarakat dan wisata alam yang berkelanjutan. Dimana tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang bangunan yang dapat menjadi tempat riset dalam mempelajari dan memantau populasi ekosistem laut, serta menjadi fasilitas edukasi bagi masyarakat dan wisata alam yang berkelanjutan terhadap pentingnya pelestarian sumber daya laut dan habitat penting di lautan untuk kesejahteraan masyarakat. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tahapan perancangan mulai pengumpulan data, metode analisis data, dan metode sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perancangan yang didasari dengan pendekatan Sustainable and Resilient Building Design merupakan proses desain yang berupaya merancang bangunan yang dapat menjadi tempat riset untuk mempelajari dan memantau populasi ekosistem laut, serta menjadi fasilitas edukasi bagi masyarakat dan wisata alam yang berkelanjutan terhadap pentingnya pelestarian sumber daya laut dan habitat penting di lautan untuk kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari solusi untuk masalah yang ada di Taman Nasional Kepulauan Seribu.
Copyrights © 2023