Abstract. Indonesia Indonesia is a region rich in Spirulina platensis and Coffea canephora, which have the potential as antibacterial agents. This needs to be further developed and utilized for pharmaceutical preparations as its potential grows over time. This research aims to test the antibacterial activity against Propionibacterium acnes using the agar diffusion method. Based on the research results, the antibacterial activity of Spirulina platensis extract at a concentration of 25% exhibited an inhibition zone diameter of 13.04mm, categorized as strong within the range of (10-20mm). For Coffea canephora extract, at a concentration of 10%, it showed an inhibition zone diameter of 10.11mm, classified as strong within the range of (10-20mm). Meanwhile, the combination of Spirulina platensis and Coffea canephora extracts (at a ratio of 1:2) resulted in an inhibition zone diameter of 20.2mm, placing it in the category of very strong within the range of (>20-30mm). Abstrak. Indonesia merupakan wilayah yang kaya akan Spirulina platensis dan Coffea canephora yang berpotensi sebagai antibakteri. Hal ini perlu dikembangkan dan dimanfaatkan potensinya sebagai sediaan farmasi yang seiring waktu meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes menggunakan metode difusi agar sumuran. Berdasarkan hasil penilitian didapatkan aktivitas antibakteri Spirulina plantesis ekstrak pada konsentrasi 25% dengan diameter hambat sebesar 13,04mm dapat dikategorikan kuat dengan rentang (10-20mm), pada Coffeaa canephora ekstrak didapatkan pada konsentrasi 10% dengan diameter hambat sebesar 10,11mm dikategorikan kuat denga rentang (10-20mm), sedangkan pada kombinasi ekstrak Spirulina plantesis dan Ccoffea canephora (1:2) sebesar 20,2mm hasil tersebut berada pada kategori sangat kuat dengan rentang (>20-30mm).
Copyrights © 2023