Bandung Conference Series: Pharmacy
Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Pharmacy

Studi Literatur Aktivitas Antidiabetes dari Kulit Buah Pisang Kepok (Musa acuminata)

Abdul Aziz Akmal (Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
Siti Hazar (Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
Umi Yuniarni (Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)



Article Info

Publish Date
20 Jan 2024

Abstract

Abstract. Diabetes Mellitus (DM) occurs due to metabolic disorders by high blood sugar levels due to a lack of insulin secretion, a deficient body response to insulin, or both. Bananas are a plant that is widely consumed by society and is easily cultivated. In addition, bananas also have a pharmacological effect, one of which is as an antidiabetic. The aim of the research is to conduct a search of the library on antidiabetic activity and the mechanisms of action of compounds from banana plants. (Musa acuminata). The study was conducted using the method of Systematic Literature review (SLR). Library search results showed that bananas that have antidiabetic activity are kepok bananas (Musa acuminata). Part of the plant that has been studied to have antidiabetic activity is the banana skin. Banana plants have antidiabetic activity because they contain secondary metabolite compounds such as flavonoids, saponins, and tannins. The mechanism of action of such secondary metabolites is to increase insulin sensitivity, inhibit the enzyme alpha-glucosidase, increase insulin secretion, decrease blood sugar, and improve the use of glucose by body cells. Abstrak. Diabetes Melitus (DM) terjadi karena adanya gangguan metabolisme yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah akibat kurangnya sekresi insulin, kurangnya respons tubuh terhadap insulin, atau keduanya. Pisang merupakan tanaman yang banyak dikonsumsi masyarakat dan mudah dibudidayakan. Selain itu, pisang juga memiliki efek farmakologi salah satunya sebagai antidiabetes. Tujuan dari penelitian untuk melakukan penelusuran pustaka mengenai aktivitas antidiabetes dan mekanisme kerja senyawa dari tanaman pisang. Penelitian ini dilakukan dengan metode Systematic Literatur Review (SLR). Hasil penelusuran pustaka menunjukkan bahwa tanaman pisang yang memiliki aktivitas antidiabetes adalah pisang kepok (Musa acuminata). Bagian tanaman yang telah diteliti memiliki aktivitas antidiabetes adalah kulit buah pisang. Tanaman pisang memiliki aktivitas antidiabetes diduga karena mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu golongan senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, dan tannin. Mekanisme kerja metabolit sekunder tersebut yaitu dengan meningkatkan sensitivitas insulin, penghambatan enzim alfa-glukosidase, peningkatan sekresi insulin, penurunan gula darah, dan penggunaan glukosa yang lebih baik oleh sel-sel tubuh.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...