Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon pertumbuhan dan produksi tiga varietas tanaman bayam merah dan dosis optimal nitrogen berbasis pupuk organik cair urine kelinci. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2022 di Greenhouse dan Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman dan Laboratorium Ekologi dan Produksi Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×4 dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah varietas tanaman bayam merah yaitu : V1 (Mira), V2 (Baret Merah), V3 (Delima). Faktor kedua adalah dosis nitrogen berbasis pupuk organik cair urine kelinci (P) yaitu 0 kg N/ha atau kontrol (P0), 39,14 kg N/ha (P1), 70,40 kg N/ha (P2), dan 97,10 kg N/ha (P3). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tanaman bayam merah varietas Mira, Baret Merah, dan Delima menunjukkan perbedaan pada karakter jumlah daun, kandungan klorofil total dan kandungan karotenoid. Aplikasi dosis nitrogen berbasis pupuk organik cair urine kelinci berpengaruh terhadap karakter tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tajuk, berat segar akar, berat kering tajuk dan berat kering akar. Namun taraf antar perlakuan pemberian dosis nitrogen berbasis pupuk organik cair urine kelinci menunjukkan tidak berbeda nyata karena dosis nitrogen yang digunakan kurang dari rekomendasi.
Copyrights © 2023