Komunikasi interpersonal adalah interaksi seseorang pada orang lain dalam situasi dan bidang kehidupan, menimbulkan kebahagiaan dan keputusan hati pada kedua belah pihak. Usia sekolah merupakan usia yang cocok bagi anak diajarkan interpersonal. Melalui komunikasi individu menciptakan dan mengelola hubungan. Tanpa komunikasi hubungan tidak akan terjadi. Masalah penelitian ini adalah komunikasi interpersonal siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini mengetahui penggunaan layanan bimbingan kelompok simulation games untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII MTsN 3 Banyuwangi. Jenis penelitian ini adalah pre-test post-test dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini siswa kelas VIII MTsN 3 Banyuwangi yang dikategorikan memiliki komunikasi interpersonal yang rendah. Kemudian didapatkan 32 sampel dengan kategori rendah melalui Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik permainan simulasi skor yang diperoleh di kelas eksperimen sebesar 523 dengan rata-rata 65,38 dan skor dikelas kontrol sebesar 568 dengan rata-rata 71 dan setelah dilakukan layanan bimbingan kelompok menggunakan permainan simulasi skor di kelas eksperimen berubah menjadi 1253 dengan rata-rata 156,63 dan skor di kelas kontrol sebesar 876 dengan rata-rata 109,5. Sehingga dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa teknik permainan simulasi dalam layanan bimbingan kelompok efektif meningkatkan komunikasi interpersonal siswa di sekolah dengan pengaruh 85% dan termasuk kategori sangat efektif.
Copyrights © 2023