Penelitian ini membahas dinamika toleransi antara warga lokal dan pendatang dalam kehidupan bermasyarakat, mengidentifikasi kendala seperti pelanggaran aturan oleh warga pendatang dan juga ekspektasi egois dari warga lokal. Meskipun sering diabaikan, toleransi antar warga memiliki dampak signifikan, seperti terlihat dalam beberapa kasus intoleransi di Indonesia. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dengan, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi di Desa Sawotratap. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya toleransi untuk mencegah konflik, dengan narasumber menekankan saling tenggang rasa dan menjaga persatuan. Pendidikan diakui sebagai pengaruh kunci terhadap moral dan toleransi, menciptakan fondasi untuk sikap toleran di dalam masyarakat. Narasumber juga menyoroti perlunya adaptasi aturan dengan proses perkembangan zaman. Solusi yang diusulkan melibatkan pendekatan pencegahan, seperti memberikan pengertian kepada warga baru dan juga mengutamakan saling menghormati.
Copyrights © 2024