Media Teknik Sipil
Vol. 20 No. 2 (2022): Agustus 2022

Penggunaan BIM Pada Proyek Pembangunan Ditreskrimsus Polda Jawa Timur Untuk Merencanakan Biaya dan Waktu

Novin Reva Ansori (Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)
Faris Rizal Andardi (Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)
Zamzami Septiropa (Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2022

Abstract

Produktivitas adalah rasio antara hasil yang dicapai (output) dengan sumber daya yang digunakan (input). Pembangunan prasarana atau infrastruktur merupakan bagian dari kemajuan suatu negara. Perkembangan infrastruktur memerlukan pemikiran inovatif yang berorientasi pada solusi untuk menghadapi perkembangan tersebut, supaya dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Building Information Modeling (BIM) adalah suatu metode atau system pemodelan 3D yang didalamnya mencakup banyak informasi yang saling terintegrasi. Pada penelitian ini digunakan metode kuantitatif, untuk mengetahui quantity take off atau volume pada pekerjaan struktur, untuk memperoleh durasi hari atau time schedule, dan melakukan perbandingan efektifitas dan efisiensi antara metode BIM dengan metode konvensional. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan volume dan rencana anggaran biaya (RAB) antara metode BIM dengan metode konvensional. Penggunaan metode BIM dihasilkan jumlah biaya Rp7.737.347.340,-  sedangkan menggunakan metode konvensional dihasilkan jumlah biaya Rp7.754.202.223,- sehingga diperoleh selisih sebesar Rp16.854.883,-. Durasi hari diperoleh dari pemodelan 4D BIM yaitu 239 hari. Untuk metode BIM dapat lebih efisien dan efektif daripada metode konvensional, karena pada BIM dapat menghitung volume lebih detail dan rinci. Kemudian BIM juga dapat visualisasi 3D yang berguna untuk kontrol dan deteksi kesalahan

Copyrights © 2022