UB Forest adalah kawasan hutan pendidikan yang berada dibawah pengelolaan Universitas Brawijaya. Sebagai hutan pendidikan, UB Forest merupakan tempat untuk dapat meneliti dan mengembangkan sarana konservasi air di kawasan alam. Embung sebagai salah satu bangunan konservasi air, merupakan bangunan penyimpan air yang dapat berfungsi untuk menampung limpasan air hujan dan digunakan untuk penyediaan air serta pariwisata. Dalam perencanaan titik potensial embung, salah satu parameter penting yang penting untuk diinvestigasi adalah kondisi geoteknik, topografi, dan hidrologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui desk study, survei geoteknik dan topografi, serta pengambilan sampel tanah dan pengujian di laboratorium. Sedangkan survei topografi meliputi pengukuran lapangan dan analisa melalui peta, dan hidrologi meliputi survei lapangan kondisi hidrologi serta desk studi melalui data-data sekunder. Hasil studi dan survei lapangan didapatkan tampungan air potensial pada lokasi alternatif 1,2, dan 3 adalah sebesar 2235.98 m3, 4021.68 m3, and 9069.24 m3, dan dari hasil investigasi geoteknik didapatkan lapisan tanah pasir mendominasi jenis tanah di lokasi studi dengan berat jenis berkisar antara 2,1 hingga 2,6 gr/cm3, porositas 83-85%, nilai kohesi 0,05 dan 0,12 kg/cm2, sudut geser 28o dan 34o, dan permeabilitas 2,4 x 10-5 dan 6,13 10-5 cm/detik.
Copyrights © 2022