Abstrak: Penyebaran wabah penyakit Coronavirus Disease 2019 di Indonesia yang semakin serius menyebabkan pemerintah beserta jajarannya harus mengambil kebijakan dengan membatasi aktivitas sosial masyarakat dengan tujuan pemutusan rantai penyebaran wabah tersebut. Salah satunya masalah pembatasan sosial tentang pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar, hal ini juga diterapkan di daerah pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu Utara yang menjadi titik fokus pada penelitian ini. Penerapan model pembelajaran secara daring diwilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara terkhusus pada objek penelitian ini yakni SD Negeri 112273 Kampung Mesjid menuai beberapa kendala dan permasalahan – permasalan yang kian serius, sehingga penerapan pembelajaran secara daring tidak dapat dikatakan maksimal. Fakta ini disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yang terjadi dikalangan masyarakat serta kondisi wilayah yang belum cakap untuk mengikuti kebijakan tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang Analisis Kebijakan oleh Satori dan Komariyah. Penelitian menggunakan metodologi dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini juga terdiri dari informan utama dan informan pendukung. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisis kebijakan pemerintah terkait proses pembelajaran secara daring di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara yang ternyata berdampak terhadap kondisi minat belajar Siswa/I pada objek penelitian ini dilakukan yaitu SDN 112273 Kampung Mesjid.Kata Kuci: Penyebaran Wabah Penyakit, Kebijakan Pemerintah, Minat Belajar Siswa
Copyrights © 2023