“Pendahuluan: Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pertumbuhan dan produksi bawang merah terhadap mikoriza dan campuran berbagai limbah sawit. Metode Penelitian: Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Sumatera Utara, Pada bulan Juni sampai dengan September 2022. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor, dimana faktor pertama yaitu mikoriza, S0: Kontrol, S1 : 50 gram mikoriza, S2 : 100 gram mikoriza. Faktor kedua yaitu limbah sawit, T0 : Kontrol, T1 : Top Soil + Tkks, T2 : Top Soil + Serat, T3 : Top Soil + Sludge. Parameter yang diamati, tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, bobot basah per rumpun, bobot basah per plot, volume akar. batang (mm), umur berbunga (hari), jumlah buah pertanaman (buah), bobot buah pertanaman (g), jumlah buah perplot (buah), bobot buah perplot (g)”. Hasil Penelitian: Hasil penelitian perlakuan mikoriza berpengaruh nyata terhadap bobot basah per plot dengan perlakua S1 terbaik. Perlakuan limbah sawit berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot basah per rumpun, volume akar dan berpengaruh sangat nyata terhadap bobot basah per plot, perlakuan terbaik yaitu T3 (31,02). Interaksi perlakuan mikoriza dan limbah sawit berpengaruh nyata terhadap bobot basah per plot dan perlakuan terbaik pada kombinasi (37,50)
Copyrights © 2023