Era digital saat ini memudahkan manusia untuk mengakses informasi dari berbagai dunia melalui media di internet. Hal ini juga berlaku bagi dunia pendidikan, yaitu masyarakat yang membutuhkan sumber bacaan berupa buku atau artikel yang saat ini sudah bisa di akses melalui perpustakaan digital. Bangunan perpustakaan saat ini tidak mengalami peningkatan kualitas dan kuantitas koleksi bahan bacaan serta bangunannya. Sebagai salah satu media yang bisa menjadi faktor pendukung untuk keberhasilan para pelajar diperlukan fasilitas perpustakaan yang bisa meningkatkan minat baca dan minat belajar. Sehingga, untuk perancangan bangunan perpustakaan kali ini mengusung konsep identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif, dimulai dari observasi, pengumpulan data dan informasi terkait topik penelitian. Metode metafora digunakan untuk mengimplementasikan bunga jeumpa dan batik bunga jeumpa pada bangunan. Bunga jeumpa juga diaplikasikan sebagai kulit ganda pada bangunan. Hal ini juga bertujuan untuk membuat pengunjung semakin mengenal budaya tradisional Aceh. Dilakukan penambahan dan pengurangan pada beberapa sisi untuk menyesuaikan bentuk bangunan terhadap lokasi tapak. Selain menambah keindahan bangunan kulit ganda memiliki beberapa fungsi lainnya seperti menjaga suhu ruang di dalam bangunan, mengurangi sinar matahari berlebih masuk ke dalam bangunan, menjaga privasi bangunan, dan bisa digunakan sebagai media tanaman rambat pada dinding bangunan.
Copyrights © 2023