Pembentukan model (topologi) jaringan memegang peranan penting dalam sistem komputasi paralel. Kebutuhan akan jumlah prosesor yang banyak dalam topologi jaringan merupakan tantangan untuk mengembangkan berbagai metode perancangan topologi jaringan. Beberapa metode yang telah dikembangkan di- antaranya adalah metode perkalian Cartesian dua buah topologi jaringan. Beberapa topologi jaringan interkoneksi yang sudah ada antara lain: topologi jaringan interkoneksi Hyper-Butterfly, yang merupakan perkalian Cartesian antara topologi jaringan interkoneksi Hypercube dan Wrap Around Butterfly[1]. Hasil penelitian lain adalah topologi jaringan interkoneksi Torus Embedded Hypercube yang merupakan perkalian Cartesian antara topologi jaringan interkoneksi Torus dan Hypercube [2]. Topologi jaringan interkoneksi perkalian Cartesian lain adalah Topologi jaringan interkoneksi perkalian Cartesian antara Balanced Hypercube dan Varietal Hypercube [3]. Dari hasil penelitian tersebut ketiga topologi jaringan interkoneksi yang dirancang memiliki derajat yang berkembang bertambah besar sesuai dengan ukuran dari topologi jaringan interkoneksi Hypercube. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan hasil rancangan topologi jaringan interkoneksi dengan menggunakan perkalian Cartesian dua buah topologi jaringan interkoneksi yang mempunyai sifat derajat yang konstan, yaitu Torus dan Enhanced But terfly [4]. Dari hasil penelitian ini antara lain ditemukan bahwa pada topology jaringan Torus Butterly dapat ditanam array linier [5], tujuan penelitian ini adalah penggunaan metode sorting genap ganjil pada topology tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah perkalian Cartesius dua buah graf dan metode sorting genap-ganjil. Hasil yang didapat adalah hasil sorting 96 bilangan
Copyrights © 2024