Belakang Masyarakat Indonesia sudah lama mengenal kacang tanah yang merupakan bahan pangan dan industri. Dimana tanaman ini dibudidayakan oleh para petani yang ditanam diperkebunan. Kacang tanah mengandung lemak dan protein yang cukup tinggi hingga 30 persen serta kandungan minyak 40 s/d 50 persen. Walaupun di Indonesia angka produksi kacang tanah menempati kedua setelah kedelai namun kacang tanah dapat dijadikan berbagai macam bentuk makanan ringan, seperti kacang goreng, kacang rebus dan bahan sayur. Selain itu kacang tanah diambil pula minyaknya untuk dimanfaatkan sebagai minyak goreng dan bahan pembuatan sabun. Bahkan menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2013 mencatat produksi kacang tanah nasional adalah sebesar 701.680 ton. Kacang tanah yang baru dipanen tidak dapat langsung diolah menjadi suatu produk melainkan harus diproses terlebih dahulu sebelum menjadi minyak nabati, aneka makanan kecil dan bumbu. Salah satu cara tersebut adalah memisahkan kacang tanah dari akar atau rumpunnya. Pemisahan kacang tanah dari akar atau rumpunnya ini merupakan awal untuk mendukung proses selanjutnya sampai kacang tersebut menjadi produk dan juga untuk meringankan beban petani pada saat panen kacang tanah ini.
Copyrights © 2023