Prevalensi kasus diabetes melitus di Jawa Tengah pada tahun 2022 sebanyak 647.093 kasus dengan 90% dari seluruh kasus terdiagnosis diabetes melitus tipe 2. Terapi farmakologi pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan hasil pemeriksaan HbA1c > 9% yaitu pemberian insulin. Efek samping utama dari terapi insulin adalah terjadinya hipoglikemia sehingga dalam penggunaannya harus sesuai baik dalam pemilihan jenis maupun dosis yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuian jenis dan ketepatan dosis insulin pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kajen periode Januari - Juni 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan teknik pengambilan sampel jenuh secara retrospektif. Data diambil dari rekam medik dan dianalisa berdasarkan pedoman PERKENI tahun 2021. Penelitian dilakukan pada 68 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan hasil karakteristik pasien berjenis kelamin perempuan terbanyak sebesar 74%, kelompok usia ≥ 45 tahun sebesar 88%, dan berat badan > 50 Kg sebesar 94% serta jenis insulin yang banyak digunakan yaitu insulin glargine sebesar 38%. Persentase kesesuaian jenis insulin yang diberikan pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD Kajen periode Januari - Juni 2023 berdasarkan PERKENI sebesar 94% dan persentase ketepatan dosis insulin sebesar 81%.
Copyrights © 2024