Pupuk merupakan produk yang berkaitan erat dengan sektor pertanian di Indonesia. Salah satu jenis pupuk yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian adalah pupuk organik berbasis MOL (mikroorganisme lokal) yang kini telah menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan keberlanjutan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi terbaik MOL dengan komposisi ragi (Saccharomyces Cerevesiae) 1gram, 2 gram, 3 gram, dan 4 gram, serta evaluasi kinerja produk pupuk organik berbasis MOL dalam meningkatkan produktivitas tanaman secara ramah lingkungan yang diteliti dalam skala laboratorium. Evaluasi kinerja pupuk organik berbasis MOL ini mencangkup penilaian terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi ragi terbaik adalah pada 1 gram dan lama fermentasi yang optimal adalah 6 hari yang ditunjukkan dengan pertumbuhan kedelai yang paling signifikan yaitu setinggi 21 cm dalam 7 hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa pupuk organik berbasis MOL yang memiliki bahan baku limbah rumah tangga juga memiliki manfaat yang cukup baik untuk tanaman sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas dan keseimbangan ekologi sistem pertanian.
Copyrights © 2024