Status gizi balita merupakan salah satu indikator penting untuk menilai keberhasilan program pembangunan kesehatan di suatu wilayah. Berbagai faktor dapat memengaruhi status gizi balita, termasuk karakteristik ibu seperti pekerjaan dan tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pekerjaan dan pendidikan ibu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Samkai, Kabupaten Merauke. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Samkai. Diperoleh sampel sebanyak 40 ibu dengan menggunakan accidental random sampling. Data pekerjaan dan pendidikan ibu diperoleh melalui wawancara, sedangkan data status gizi balita diukur menggunakan indikator berat badan menurut usia (BB/U). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan ibu dengan status gizi balita (p=0,72) dan terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu dengan status gizi balita (p =0,01).Pendidikan ibu berhubungan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Samkai, Kabupaten Merauke. Ibu yang berpendidikan lebih tinggi cenderung memiliki balita dengan status gizi yang lebih baik. Sedangkan pekerjaan tidak memiliki hubungan signifikan dengan status gizi balita
Copyrights © 2024