Masalah siswa yang sampai sekarang masih pelik adalah kemerosotan minat belajar, hal ini tentu berimbas pada hasil belajar yang. Bila keadaan seperti itu tidak segera ditangani secara serius akan berdampak pada rendahnya kualitas siswa. Hal tersebut yang mendorong peneliti untuk melibatkan diri dalam mencari sekaligus memformulasikan alternatif yang dapat dijadikan pengelolaan kondisi di atas. Berdasarkan hal tersebut maka ditetapkan metode pembelajaran yang sesuai pada setiap kegiatan belajar agar bisa memotivasi siswa dan meningkatkan pemahaman terhadap kesiapan dan ketuntasan belajar siswa di Sekolah. Tujuan dalam penelitian ini adalah; 1) untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Teori Sistem Rem dengan metode kerja. 2) Untuk mengetahui peningkatan motivasi dan ketuntasan belajar siswa dengan penggunaan metode kerja kelompok. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom based action research). Dibagi menjadi dua siklus pembelajaran, dengan subyek yang diteliti adalah siswa kelas XII TKR-1 SMK dengan jumlah 32 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) metode kerja kelompok dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Teori Sistem Transmisi. Hal ini terlihat dari minat belajar pada masing-masing siklus dengan nilai indikator minat belajar yang telah ditentukan. Untuk siklus I pada indikator bertanya rata-rata hanya 2,14; indikator Menjawab Pertanyaan dengan rata-rata 2,21, dan indikator Mengerjakan Tugas hanya mendapat rata-rata 1,96. Meningkat pada siklus II untuk indikator Bertanya rata-rata menjadi 2,62; indikator Menjawab Pertanyaan rata-rata mendapat 2,71; dan pada indikator Mengerjakan Tugas  mendapat rata-rata  2,58. Penggunaan metode kerja kelompok juga dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran Teori Sistem Transmisi. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar dan presentase ketuntasan belajar masing-masing siklus. Yakni pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar adalah sebesar 64.218 dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 46,88%. Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar meningkat menjadi 72,66 dan tingkat ketuntasan belajar siswa menjadi 90,63%. Kata Kunci: minat, ketuntasan, metode, kerja kelompok
Copyrights © 2014