Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui efektivitas kebijakan poin pelanggaran tata tertib siswa di SMK Negeri 1 Pacitan, 2) mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kebijakan poin pelanggaran tata tertib siswa di SMK Negeri 1 Pacitan, 3) mengetahui respons siswa tentang diberlakukannya kebijakan poin pelanggaran tata tertib siswa di SMK Negeri 1 Pacitan. penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Pacitan pada tahun 2010. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bimbingan penyuluhan, koordinator ketertiban, satpam sekolah, dan sebagian siswa SMK Negeri 1 Pacitan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik pengamatan(catatan lapangan), pedoman wawancara, catatan sasaran mutu bidang kesiswaan, dan angket respons siswa. Metode pengumpulan datanya yaitu metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi, dan metode kuesioner. Analisis data di lapangan yang dilakukan peneliti menggunakan analisis data interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa 1) kebijakan poin pelanggaran tata tertib siswa berjalan dengan efektif sehingga dapat mencapai tujuan yang ditetapkan, 2) latar belakang siswa yang sangat heterogen dan adanya beberapa siswa yang memang mempunyai potensi untuk melanggar tata tertib sekolah, serta adanya guru yang kurang peduli terhadap kebijakan poin pelanggaran tata tertib menjadi kendala dalam melaksanakan kebijakan poin pelanggaran tata tertib siswa, 3) siswa memberikan respons yang positif terhadap kebijakan poin pelanggaran tata tertib. Siswa menyatakan setuju karena dengan adanya kebijakan poin pelanggaran tata tertib membuat siswa lebih tertib dan disiplin. Kata kunci: evaluasi, kebijakan, poin pelanggaran
Copyrights © 2014