Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi angka buta huruf hijaiyah dan untuk menjaga hapalan al-Qur’an untuk mewujudkan karakter insan rabbani pada siswa siswi SDN Talang 2 di Dusun Talang, Desa Talang, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, kegiatan pengabdian masyarakat deskriptif ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pembelajaran materi agama islam di SDN Talang 2 belum mencapai tingkat keberhasilan yang optimal. Faktor-faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan pembelajaran agama adalah: a)Faktor penghambat,meliputi: 1) kurangya sumber daya manusia(guru) agama2) sarana dan prasarana pembelajaran agama.b)Kemudian dari segi faktor pendukung,meliputi: 1) kepemimpinan kepala sekolah;2) kondisi fisik (kesehatan); 3)tingkat pendidikan guru;4) perangkat pembelajaran;5) materi pembelajaran; 6) iklim sekolah; dan 7) motivasi guru. Adanya berbagai strategi yang dilakukan dalam melestarikan al-Qur’an melalui pembelajaran di sekolah dasar yaitu Pembelajaran secara bertahap pada tingkat kelas yang berbeda baik teori maupun praktek.
Copyrights © 2024