Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika
Vol 4, No 2 (2024): SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika

Metode Konseling Yesus Dalam Lukas 24:13-35 Dan Aplikasinya Bagi Pemimpin Gereja Pantekosta di Indonesia Yesus Harapan Pasti Surabaya

Gulo, Tongoni (Unknown)
Manno, Daud (Unknown)
Marini, Roberth Ruland (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2024

Abstract

Abstract:The counselling service at the Pentecostal Church in Indonesia, “Jesus Harapan Pasti” Surabaya, is not running well, is not systematic, has no basis, and does not have a conceptual method, so that requires the right method like Jesus in recovering two of His disciples who were hopeless and headed towards Emmaus in Luke 24:13-35. Jesus applied several methods in His ministry to solve the disciples’ problems. The method in Luke 24:13-35 is used and applied in counselling services at GPdI YHP Surabaya considering the heterogeneity of problems faced by the congregation. Therefore, this research is useful in answering the question, “How is the application of Jesus’ counselling method according to Luke 24:13-35 for the Pentecostal Church in Indonesia Jesus Harapan Pasti Surabaya?” In order to obtain accurate research results, this research uses descriptive qualitative research methods through open interview techniques with participants. The research results obtained by researchers were that there were many problem counsellors found in the GPdI YHP Surabaya congregation, while the leaders who had conducted counselling management, regular and directed treatment. Through the application of Jesus’ counselling method in Luke 24:13-35, leaders at GPdI YHP will obtain an organized, structured and focused counselling method in dealing with the complex problems of the church. Abstrak:Pelayanan konseling di Gereja Pantekosta di Indonesia “Yesus Harapan Pasti” Surabaya tidak berjalan dengan baik, tidak sistematis, tidak berdasar, dan tidak memiliki metode yang terkonsep sehingga memerlukan metode yang tepat seperti halnya Yesus dalam memulihkan dua orang murid-Nya yang putus asa dan menuju Emaus pada Lukas 24:13-35. Yesus menerapkan beberapa metode dalam pelayanan-Nya untuk menyelesaikan permasalahan para murid. Metode dalam Lukas 24:13-35 digunakan dan diterapkan dalam pelayanan konseling di GPdI YHP Surabaya mengingat heterogenitas permasalahan yang dihadapi jemaat.  Oleh karena itu, penelitian ini berguna menjawab pertanyaan “bagaimana implementasi metode konseling Yesus menurut Lukas 24:13-35 bagi Gereja Pantekosta di Indonesia Yesus harapan Pasti Surabaya?” Guna memperoleh hasil penelitian yang akurat, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara (interview) kepada partisipan secara terbuka. Hasil penelitian diperoleh peneliti, yakni terdapat banyak konseli yang bermasalah ditemukan di jemaat GPdI YHP Surabaya, sementara para pemimpin yang pernah melakukan sesi konseling terbatas pada kebutuhan jemaat dan berjalan apa adanya tanpa manajemen konseling yang baik, penanganan yang teratur dan terarah. Melalui penerapan metode konseling Yesus dalam Lukas 24:13-35, maka para pemimpin di GPdI YHP akan memperoleh metode konseling yang terorganisir, terstruktur dan terarah dalam menangani kompleksitas masalah warga gereja.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

solagratia

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi di bidang Teologi Biblika dan Praktika. Focus dan Scope penelitian SOLA GRATIA adalah: 1. Teologi Biblikal 2. Teologi Pastoral 3. Teologi ...