ABSTRAK Serangga memiliki peranan yang penting dalam suatu ekosistem. Serangga berperan sebagai herbivora, karnivora dan pengurai dalam rantai makanan. Penelitian mengenai keanekaragaman serangga banyak dilakukan pada berbagai tempat. Banyak metode yang digunakan dalam mengumpulkan serangga, salah satunya adalah penggunaan perangkap. Beberapa jenis perangkap yang biasanya digunakan adalah perangkap perekat kuning, perangkap nampan kuning, perangkap lubang (pitfall trap), malaise, light trap, dan sweep net. Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan berbagai jenis perangkap terhadap jumlah serangga yang dihasilkan dan mendapatkan informasi mengenai kekayaan serangga di Kampus UNJA Mendalo. Penelitian dilaksanakan di Kampus UNJA Mendalo dengan mengambil lima lokasi yang tersebar di Kampus UNJA Mendalo. Pengamatan dan pengambilan sampel dilakukan dengan 3 metode, yaitu sweep net, pitfall trap, dan yellow pantrap. Kegiatan pengambilan sampel serangga ini dilakukan sebanyak 1 kali perlakuan. Identifikasi Serangga dilakukan di Laboratorium Hama Tanaman Fakultas Pertanian UNJA. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa individu serangga banyak terperangkap pada jenis perangkap sweep net. Individu pada Ordo Diptera ditemukan paling dominan diantara individu ordo lainnya.
Copyrights © 2024