Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Malagusa Distrik Aimas Kabupaten Sorong. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja. Sedangkan untuk waktu penelitian dilakukan mulai dari Bulan September-Oktober 2021. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sedangkan untuk menghitung besarnya biaya yang dikeluarkan oleh petani kangkung digunakan rumus formulasi biaya dari Suratiyah (2009) yaitu: TC= TFC+ TV, Kelurahan Malagusa Distrik Aimas merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di distrik Aimas Kabupaten Sorong. Kabupaten Sorong yang memiliki 30 Distrik, 26 Kelurahan dan 226 Kampung (desa) dengan jumlah penduduk mencapai 118.985 jiwa dengan luas wilayah 6.544,23 km2 dan sebaran penduduk 18 jiwa/km2. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer merupakan jenis data yang diperoleh dari sumber asli baik berupa data kualitatif maupun data kuantitatif seperti melalui pengamatan dan wawancara langsung dengan petani kangkung di Kelurahan Malagusa Distrik Aimas Kabupaten Sorong. Rata-rata luas lahan petani responden adalah 0,78 Ha, maka rata-rata biaya produksi yang harus dikeluarkan petani adalah Rp 7.409,000, rata-rata biaya tenaga kerja sebesar Rp 6.363.000 dan rata-rata penerimaan adalah Rp 39.636.000. Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani kangkung di distrik aimas sebesar Rp 51.681.000 , maka R/C ratio diperoleh 1,30. Karena nilai R/C lebih besar maka usahatani layak diusahakan
Copyrights © 2024