Tujuan kajian ini adalah untuk melihat potensi dukungan perkeretaapian pada simpul kegiatan industri baru yaitu di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 106 Tahun 2022(8) tentang Percepatan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang di Provinsi Jawa Tengah. Mengingat operasional KITB harus mendapat dukungan transportasi yang mamadai untuk meningkatkan iklim investasi industri di KITB, serta memastikan alur distribusi tidak tersendat sehingga perekonomian dapat tumbuh, dibutuhkan dukungan sektor perkeretaapian berupa pengembangan fasilitas prasarana Stasiun Plabuan yang terletak di Jalur Utama KA Lintas Utara Pulau Jawa dan pembangunan dry port sebagai jalur masuk dan keluarnya bahan atau barang produksi di KITB. Terhadap dukungan tersebut setelah dilakukan survey dan wawancara guna pengumpulan data dan informasi serta dilakukan analisis dengan mengacu pada kajian literatur, untuk pengembangan Stasiun Plabuan dapat dilaksanakan dengan melakukan pentahapan pembangunan oleh Pemerintah mengingat merupakan pengembangan asset prasarana KA eksisting Pemerintah, sedangkan untuk pembangunan dry port dapat dilakukan melalui sinergi BUMN (PT. Pelindo dan PT. KAI) bersama Pengelola KITB sebagai upaya langkah percepatan pembangunan menciptakan fasilitas pendukung alur distribusi moda kereta api, guna mewujudkan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung pemulihan ekonomi nasional
Copyrights © 2024