Indonesia telah berkomitmen bersama sama dengan dunia Internasional akan turut berkontribusi di dalam pengurangan emisi GRK di Indonesia. Partisipasi Indonesia dalam mendukung Net Zero Emission pada tahun 2050 adalah dengan melakukan pengurangan emisi GRK sebesar 29%-30% di tahun 2030. Sektor transportasi harus turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan infrastruktur sesuai dengan konsep keberlanjutan, yang diarahkan menjadi lebih smart, resilience dan sustainable melalui pelayanan transportasi yang semakin seamless dan integrated dengan tetap mempertimbangkan kondisi Indonesia sebagai daerah rawan bencana yang mampu menghadapi potensi gangguan di masa mendatang dan berbasis ramah lingkungan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan analisis scenario planning dan qualitative content analysis serta metode analisis kuantitatif yaitu model analisis trend perkembangan dan pemodelan sistem transportasi berkelanjutan. Rencana Pembangunan Jangka Panjang sektor transportasi 2025-2045 membahas terkait energi dan lingkungan untuk memberikan rekomendasi kebijakan terhadap program dan strategi kebijakan transportasi yang lebih smart, resilience, sustainable dan ramah lingkungan. Roadmap pengembangan transportasi di Indonesia diarahkan untuk sejalan dengan trend global berupa transisi mobilitas berkelanjutan yang ramah lingkungan dengan tingkat konsumsi bahan bakar yang rendah dan berbasis energi terbarukan. Kebijakan pemerintah Indonesia terkait Low-Cost Green Transportation merupakan implementasi untuk mewujudkan komitmen tersebut
Copyrights © 2024