Kelelahan kerja dapat menurunkan performa sebagai reaksi tubuh terhadap aktivitas selama jam kerja, terutama jika melebihi 8 jam maka tubuh berisiko kelelahan. Beban kerja sebagai sebuah aspek utama yang menyebabkan kelelahan kerja, maka persoalan ini perlu diselaraskan atas keahlian pekerja guna mencegah cacat atau penyakit. Tujuan penelitian ini menganalisis kaitan antar beban kerja fisik serta kelelahan kerja terhadap pekerja di sektor packing dalam proses produksi di PT. Petrokimia Kayaku. Pengkajian ini bermetode observasional analitik secara berdesain cross-sectional, serta strategi pengukuranya memakai Cardiovascular Load (%CVL) melalui alat pulse oximeter, sedangkan kelelahan kerja dengan instrumen kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Populasi penelitian melibatkan pekerja di bagian packing dalam proses produksi di PT. Petrokimia Kayaku, dengan sampel sebanyak 80 pekerja keseluruhan usia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling kuota terkendali. Hasil penelitian perolehan pengujian statistik Spearman bernilai p=0,000 serta koefisien korelasi (r) sejumlah 0,628. Kesimpualan penelitian ada kaitan signifikan antar beban kerja fisik pada kelelahan kerja terhadap pekerja di bagian packing diproses produksi di PT. Petrokimia Kayaku. Saran perbaikan yang diberikan dilakukan evaluasi guna menyelaraskan beban kerja pada keahlian sumber daya manusia, serta menerapkan rotasi pekerja atau menyediakan poster untuk mengurangi kelelahan kerja.
Copyrights © 2024