ABSTRAK Penelitian ini mengkaji perbedaan antara harapan dan realita terkait strategi peningkatan produktivitas kerja buruh dalam kemitraan inti plasma di Mesuji Timur. Identifikasi gaps dalam strategi ini penting untuk memahami ketidaksesuaian yang ada dan mengarahkan perbaikan. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan deskriptif, dengan lokasi penelitian di Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Responden dipilih menggunakan metode snowball random sampling, melibatkan 60 buruh perkebunan kelapa sawit. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis atribut dan gaps. Hasilnya menunjukkan enam atribut dengan gaps positif: pemenuhan standar ketenagakerjaan, kejelasan hak, keadilan distribusi hasil, pengembangan kapasitas, lingkungan kerja kondusif, dan kejelasan kewajiban. Dua atribut memiliki gaps negatif: partisipasi dalam pengambilan keputusan dan pemberdayaan. Penelitian ini menyoroti kebutuhan untuk memperbaiki partisipasi dan pemberdayaan buruh, serta menguatkan atribut yang sudah memiliki persepsi positif untuk meningkatkan produktivitas buruh perkebunan kelapa sawit. Kata Kunci: analisis gaps, kemitraan inti plasma, kejelasan hak, lingkungan kerja, produktivitas buruh sawit
Copyrights © 2024