Penyakit Tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi kronik yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penularan Mycobacterium tuberculosis dapat menular melalui percikan dahak atau ludah. Ruangan yang lembab dengan ventilasi yang kurang tanpa sinar matahari dapat meningkatkan daya tahan kuman (Mycobacterium tuberculosis) hingga beberapa jam. Ventilasi mempengaruhi proses dilusi udara atau mengencerkan konsentrasi kuman TB akan terbawa keluar dan mati terkena sinar ultra- violet. Tujuan penelitian ntuk mengetahui hubungan antara kondisi ventilasi rumah dengan kejadian TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa. Penelitian bersifat observasional analitik dengan metode study cross- sectional dengan subjek sebanyak 66 responden. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah meteran, lux, higrometer dan kuesioner. Terdapat 19 rumah (28.8%) memiliki ventilasi normal dan 47 rumah (71.2%) dengan ventilasi tidak normal. Hasil uji chi-square pada ventilasi dengan TB memperlihatkan bahwa nilai p= 0.001. Mayoritas responden memiliki ventilasi yang tidak memenuhi syarat. Terdapat hubungan yang signifikan antara ventilasi dengan kejadian TB paru.
Copyrights © 2025