Keadilan Tuhan terus menjadi diskusi karena berhubungan dengan konsep perbuatan manusia. Manusia bebas berkehendak ataukah semua perbuatan manusia tercipta dari Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali konsep keadilan Tuhan dari tafsir-tafsir aliran kalam, yakni Mu’tazilah, Asy’ariyah, dan Syi’ah. Penelitian ini merupakan penelitian perpustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer diambil dari tafsir Al-Kasysyaf karya Az-Zakahsyari, tafsir Al-Munir karya Wahbah Zuhaili, dan tafsir Al-Mizan karya Ath-Thaba’thaba’i. Mu’tazilah mengakui adanya kehendak manusia dan wajibnya sikap adil Allah. Asy’ariyah mengatakan bahwa perbuatan akan dibalas sesuai apa yang dikerjakan dengan adanya pengecualian bahwa kehendak mutlak Tuhan yang pasti adil dalam kehendak-Nya. Sedangkan Syi'ah juga mempercayai bahwa Allah adil dengan memberikan balasan kepada hamba-Nya dan hamba bertanggungjawab atas amalnya, namun tidak menganggap bahwa manusia ini benar-benar bebas berkehendak.
Copyrights © 2023