Kebakaran hutan dan lahan merupakan permasalahan yang terjadi di Indonesia setiap tahunnya. Kekeringan yang berkepanjangan akibat Fenomena El Niño diduga menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan. Kalimantan Barat merupakan wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan saat terjadi kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah hotspot di Kalimantan Barat saat terjadi fenomena El Niño pada rentang tahun 2001 sampai dengan 2021. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jumlah hotspot terbanyak terjadi pada tahun 2006 (6492 titik) dan paling sedikit terjadi pada tahun 2004 (175 titik), kedua tahun tersebut merupakan kejadian El Niño lemah. Curah hujan tahunan di Kalimantan Barat dalam rentang tahun 2001-2021 berkisar antara 2418-3994 mm/tahun. Hubungan antara curah hujan dengan hotspot memiliki hubungan negatif (berbanding terbalik) sebesar 24%. Hal ini menunjukkan bahwa 24% peningkatan jumlah hotspot yang terjadi di Kalimantan Barat disebabkan oleh penurunan curah hujan.
Copyrights © 2024