Kasus stunting yang terjadi di Indonesia mencapai 37% yang disebabkan oleh pemberian ASI eksklusif, lahir prematur, berat badan lahir rendah, faktor lingkungan, dan sosial ekonomi rumah tangga. Masalah stunting penting diperhatikan karena akan mempengaruhi tumbuh kembang pada anak. Hasil survei yang dilakukan di Dusun Jetis menunjukkan bahwa masih terdapat terdapat anak balita yang mengalami stunting, sehingga perlu dilakukan kegiatan pengabdian terkait pengetahuan mengenai gizi yang baik untuk mengatasi dan mencegah stunting pada ibu hamil dan balita. Metode pengabdian yang digunakan yaitu survei dan observasi, penyuluhan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pengabdian yang telah dilakukan yaitu terjadi peningkatan pengetahuan mengenai gizi yang baik untuk mengatasi dan mencegah stunting pada ibu hamil dan balita di Dusun Jetis diperoleh sebesar 45%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan di Dusun Jetis, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta dapat dikatakan berhasil meningkatkan penegtahuan tentang gizi yang baik untuk mengatasi dan mencegah stunting.
Copyrights © 2023