Pluralisme agama menjadi sebuah realitas yang semakin kompleks dalam masyarakat modern, dimana berbagai keyakinan dan tradisi keagamaan saling berbaur dan berinteraksi. Untuk memahami peran agama dalam membentuk dinamika sosial masyarakat kontemporer, perlu beberapa konsep kunci sosiologi agama, seperti interaksi sosial, struktur sosial, dan konflik yang diterapkan untuk menjelaskan bagaimana masyarakat mengelola keragaman agama. Dalam menghadapi kompleksitas ini, masyarakat kontemporer dihadapkan pada tantangan membanguan harmoni antaragama dan merespons perbedaan dengan sikap terbuka agar mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika pluralisme agama. Penelitian ini juga menyoroti pengertian pluralisme menurut masyarakat kontemporer, implikasinya dengan beberapa tokoh Barat, agar membentuk persepsi masyarakat terhadap pluralisme agama.
Copyrights © 2024